MENYELAMI KETABAHAN DAN KESABARAN
MENYELAMI KETABAHAN DAN KESABARAN
Mulia hati mereka yang selalu bersabar dan tabah dalam menerima ujian yang dihadapinya dalam menjalani kehidupan di muka bumi ini. Rasa yang selalu di hantui oleh kegelisahan, dan kepercayaan yang selalu di hantam oleh kemunafikan.
Senjakala hari berlabu melabui kelamnya malam, tirai malam yang sunyi, malam yang nestafa, dan malam yang penuh kerinduan. Asmara hati menggema bersyair bait-bait sahdu penuh rasa dan asa. Merana kembali menorehkan kesahduan batin melantunkan ayat-ayat cinta itu.
Serasa jiwa bergelora, menarik sedalam-dalamnya soal rasa empati, mengeluarkan tarikan nafas panjang, yang hanya berbunyi kekasihku aku rindu kepadamu. Asmara kerinduan menggebu berselimut dalam kalbu menyatu bersama perasaan yang ada dalam seluruh jiwa ragaku.
Berlalu lalang isi hati ini, mencari cinta sejatinya, menulusuri sang pujaan hatinya, hingga ia melanggeng hingga jannah. Merelakan ke angkara murka annya, melampiaskan semua Keegoisannya, dan melenyapkan segala bentuk kemunafikannya yang ada di dalam tubuhnya.
Nafas panjang yang berlalu lalang itu telah berlalu, ia kini masuk dan merasuki kalbunya, menetap dalam jiwa raganya. Ia telah sampai pada satu titik yang tidak pernah berubah untuk selamanya. Sampai ia menjadi debu yang tidak berlalu lalang, sampai dunia dan se isinya lenyap dalam permukaan.
Komentar
Posting Komentar